Anastasia Pavlyuchenkova, Sharapova Baru dari Rusia

Jumat, 11 Juni 2021 18:30 WIB

Share
Anastasia Pavlyuchenkova
Anastasia Pavlyuchenkova

PARIS – Rusia tak pernah berhenti melahirkan petenis putri terbaik. Setelah Anna Kournikova, Maria Sharapova, dan Svetlana Kuztensova, kini giliran Anastasia Pavlyuchenkova.

Anastasia Pavlyuchenkova melaju ke final Prancis Terbuka. Tapi, tanda-tanda kehadirannya di dunia tenis sudah muncul sejak 15 tahun lalu. Kala itu, dalam usia 14 tahun, dia memenangkan gelar juara junior Australia Terbuka 2006.

Saat itu, harapan Rusia memiliki bintang baru terus berkembang. Tampaknya tidak lama lagi Anastasia Pavlyuchenkova akan meniru pemain seperti Maria Sharapova dan Svetlana Kuznetsova, dan mulai menjuarai grand slam.

Pada Kamis (10/6), Anatalia Pavlyuchenkova akhirnya mencapai final grand slam dalam penampilannya yang ke-52, mengalahkan petenis Slovenia Tamara Zidansek dengan dua set langsung untuk melaju ke laga puncak Prancis Terbuka tahun ini.

Tidak banyak petenis putri yang melakukan begitu banyak upaya untuk mencapai final grand slam. Jumlah tertinggi sebelumnya dibuat oleh petenis Italia Roberta Vinci, yang mencapai final AS Terbuka 2015 dalam penampilannya ke-44.

Namun itu tidak berarti karier Pavlyuchenkova mengecewakan. Lagi pula, sejauh ini dia sudah mengoleksi 12 gelar WTA atas namanya sendiri dan telah mengumpulkan hadiah uang lebih dari 10 juta dolar Amerika Serikat.

Pencapaian Pavlyuchenkova di turnamen mayor adalah enam kali lolos ke babak perempat final, termasuk Prancis Terbuka tahun ini.

“Apa yang membuat saya begitu lama untuk bisa sampai ke babak final grand slam? Rasanya sulit membahas ini sekarang,” kata Pavlyuchenkova ketika mengenang kembali kariernya pada usia 14 tahun.

“Ini adalah jalan yang panjang dan berliku. Saya memiliki jalan yang panjang dan juga istimewa, khusus untuk saya sendiri. Setiap orang memiliki jalan yang berbeda. Saya tidak tahu. Saya hanya senang saya berada di final,” tambahnya.

Pavlyuchenkova, yang kini menduduki peringkat 32 dunia, menunjukkan semua pengalamannya pada Kamis (10/6) kemarin saat mengalahkan Zidansek, peringkat 85.

Halaman
Reporter: Admin Sportylife
Editor: Admin Sportylife
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler