Bisa Ulang Sukses Sachsenring? Ini Jawaban Jujur Marquez

Jumat, 25 Juni 2021 12:54 WIB

Share
Bisa Ulang Sukses Sachsenring? Ini Jawaban Jujur Marquez

ASSEN – Marc Marquez secara sensasional memenangkan MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, pekan lalu. Tapi, untuk mengulangi sukses tersebut di Sirkuit Assen, dia mengakui berat.

Marc Marquez meraih kemenangan sensasional di Sachsenring, 581 hari setelah dia dan Honda meraih sukses terakhir di Valencia pada 2019 lalu. Atau, yang pertama sejak dia mengalami patah bahu kanan di Valencia, Juli lalu.

Pembalap Honda itu memang diperhitungkan di Sachsenring. Pasalnya, selain tak terkalahkan sejak 2009, layout sirkuit yang berlawanan dengan arah jarum jam juga menguntungkannya karena memiliki lebih banyak tikungan ke kiri.

Namun, di Assen, tempat MotoGP Belanda digelar akhir pekan ini, situasinya berbeda. Hanya ada enam tikungan kiri. Selebihnya, 12 lagi tikungan kanan.

Itu sebabnya, Marc Marquez memperhitungkan perjuangannya akan lebih berat lagi di Belanda.

“Tentu saja, kemenangan pekan lalu itu penting. Hal yang terpenting –atau paling berat—adalah momen karier saya dan kemenangan ini menjadi sangat penting karena kami berada di situasi yang begitu dalam. Ini memberi kami motivasi ekstra, terutama bagi saya dan Honda karena lama kami tak pernah juara,” katanya.

Tapi, dia menyatakan kini harus kembali ke situasi yang sesungguhnya di Assen. Meski begitu, dia mengakui jika bisa memenangkan MotoGP Belanda, maka itu akan jadi modal penting sebelum istirahat musim panas.

“Kami akan mencoba melewati Sirkuit Assen dan kemudian masih punya waktu sebulan untuk melanjutkan program kami, proses kami. Setelah itu kita tunggu apakah kami bisa lebih baik di Mugello dan Montmelo,” katanya.

Marc Marquez sendiri mengaku siap menderita lagi demi bisa meraih kemenangan di Belanda. Dia menyadari, memacu lebih kencang lagi seperti yang dia lakukan di Jerman, bisa saja berujung kecelakaan seperti yang terjadi di Prancis, Italia, dan Barcelona.

“Saya sidah untuk menderita. Tapi, jika saya paksakan, saya akan kecelakaan lagi seperti di Mugello, Montmello. Inilah realitasnya. Di Sachsenring, saya membalap dengan mulus, dan presisi,” tambahnya.

Halaman
Reporter: Admin Sportylife
Editor: Admin Sportylife
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler