Karolina Pliskova Kejar Sejarah di Final Wimbledon

Sabtu, 10 Juli 2021 10:55 WIB

Share
Karolina Pliskova Kejar Sejarah di Final Wimbledon

LONDON – Hanya tiga petenis wanita yang pernah melakukan ini. Jika Karolina Ploskova bisa, dia menjadi orang keempat di Wimbledon.

Karolina Pliskova menantang unggulan utama Ashleigh Barty pada final Wimbledon di All England Court, London, Sabtu (10/7/2021) ini. Dia memburu gelar grand slam pertamanya.

Sebelum menantang Ashleigh Barty, Karolina Pliskova menaklukkan unggulan kedua, Aryna Sabalenka di semifinal. Dia menang 5-7, 6-4, 6-4.

Karolina Plivskova berharap bisa melakukan sesuatu yang baru bisa dilakukan tiga petenis putri di Wimbledon. Meraih gelar juara di All England Club dengan menaklukkan dua unggulan teratas.

Venus Williams adalah petenis yang terakhir melakukannya. Dia melakukannya pada 2000 dengan mengalahkan unggulan pertama Martina Hingis di perempat final dan kemudian unggulan kedua Lindsay Davenport di final. Lima tahun kemudian, dia mengulanginya dengan menaklukkan unggulan kedua Maria Sharapova di semifinal dan unggulan utama Davenport di final.

Sebelum itu, hal serupa pernah terjadi sekitar setengah abad lalu. Ann Jones menyisihkan dua unggulan utama untuk merebut juara 1969 dan Evonne Goolagong Cawley mengulangnya dua tahun kemudian.

Karolina Pliskova nyaris melakukannya pada AS Terbuka 2016 lalu. Ketika itu, dia menyingkirkan unggulan utama Serena Williams di semifinal, tapi kemudian menyerah dari unggulan kedua Angelique Kerber di final. Itu pulalah pertama kali dan satu-satunya Pliskova melaju ke final grand slam, sampai saat ini.

“Sejauh ini, final kedua, untuk kedua kalinya pula saya menghadapi petenis nomor satu,” ujar Pliskova.

Kini, dia berharap pengalaman lima tahun lalu itu tak terulang. Dia yakin bisa mewujudkan gelar karena dirinya merasa punya kemampuan yang lebih baik.

“Kita ingin menghadapi petenis terbaik di final. Tentu saja, saya tak ingin yang lain kecuali dia (Ash Barty) di sana,” tegas petenis yang pernah delapan minggu menjadi pemain terbaik dunia pada 2017 itu.

Halaman
1 2
Reporter: Admin Sportylife
Editor: Admin Sportylife
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler