Ash Barty, Wimbledon, dan Evonne Goolagong Cawley

Minggu, 11 Juli 2021 07:58 WIB

Share
Ash Barty, Wimbledon, dan Evonne Goolagong Cawley<br>

LONDON – Ashleigh Barty menjadi wanita pertama Australia berjaya di Wimbledon dalam 41 tahun terakhr. Dia terinspirasi dari Evonne Goolagong Cawley.

Ash Barty dalam final di All England Club, London, menyingkirkan Karolina Pliskova. Keduanya bertarung tiga set sebelum Ash Barty menyelesaikannya dengan kemenangan 6-3, 6-7 (4/7), 6-3.

“Butuh waktu lama bagi saya untuk mewujudkan fakta bahwa saya harus berani bermimpi dan mimpi saya adalah memenangkan turnamen luar biasa ini. Saya tak bisa tidur nyenyak. Saya berpikir bagaimana jika ini, jika itu,” ujarnya.

Dia baru merasa nyaman ketika masuk ke lapangan. Dia merasa seperti berada di rumah sendiri.

Ash Barty akhirnya jadi wanita pertama Australia yang memenangkan Wimbledon. Terakhir, hal tersebut dilakukan petenis putri legendaris Australia, Evonne Goolagong Cawley pada 1980.

Ash Barty mengaku masih sangat remaja ketika pertama kali bertemu Evonne Goolagong Cawley. Dia menganggap petenis wanita era 1970-an dan 1980-an Autsralia itu sebagai inspirasi.

“Evonne pribadi yang sangat istimewa dalam hidup saya,” kata Barty.

Itu sebabnya, dia mengenakan kostum seperti yang dikenakan Evonne Goolagong Cawley ketika pertama kali menjuarai Wimbledon setengah abad yang lalu. Baginya, itu penghormatan bagi seniornya itu.

“Saya kira, dia ikon yang menguatkan jalan bagi anak-anak remaja untuk percaya dengan mimpi mereka, memburu mimpi mereka. Dia melakukan hal itu terhadap saya juga,” ujarnya.

Pertandingan di partai final sepanjang tiga set tersebut menjadi yang pertama sejak 2012 ketika Serena Williams mengalahkan petenis Polandia Agnieszka Radwanska.

Halaman
1 2
Reporter: Admin Sportylife
Editor: Admin Sportylife
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler