Mampukah Servis Geledek Berrettini Redam Ambisi Djokovic?

Minggu, 11 Juli 2021 15:46 WIB

Share

LONDON – Selain tim nasional sepak bola, Matteo Berrettini kini juga jadi puja-puji di Italia. Dia akan mencoba merintangi ambisi petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic merebut gelar grand slam ke-20.

Matteo Berrettini akan menghadapi Novak Djokovic pada laga final Wimbledon di All England Club, London, Minggu ini. Ini merupakan penampilan perdana Matteo Berrettini di final turnamen grand slam.

“Buat saya ini masih absurd. Saya pernah bilang kepada diri sendiri, ‘siapa tahu suatu hari nanti saya kembali dan main di babak utama turnamen, bahkan sekadar di kualifikasi?” katanya.

Pertanyaan itu muncul ketika dia masih mengawali karier di dunia tenis. Kini, tiba-tiba dia sudah berada di final.

“Jadi, ini semuanya masih sedikit aneh. Tapi, itulah indahnya. Sekarang saya lebih sadar apa yang bisa saya lakukan. Saya tahu bisa mewujudkannya karena saya sudah berada di final,” kata petenis Italia, pacar petenis putri Australia, Alja Tomjlanovic itu.

Matteo Berrettini sendiri menjadi petenis putra Italia pertama yang maju ke final turnamen grand slam dalam 45 tahun terakhir! Terakhir, hal itu dilakukan Adriano Panatta saat memenangkan Prancis Terbuka 1976.

“Harapan saya tampil ke lapangan pada Minggu ini dengan kepala tegak, memainkan pertandingan saya, dan lihat saja apa yang terjadi,” tambahnya.

Matteo Berrettini tak ingin berpikir bahwa dia sudah memenangkan sesuatu hanya dengan loloske final. Dia pun belum merasa puas setelah melewati semifinal dengan menang 6-3, 6-0, 6-7, 6-4 atas Hubert Hurkacz, petenis Jerman penakluk Roger Federer.

“Saya bukan seperti itu. Saya selalu menginginkan yang lebih. Tapi, saya akui, saya cukup puas dengan apa yang sudah saya lakukan. Soalnya, kemenangan itu tidak diberikan dan tak diraih dengan mudah,” ujarnya lagi.

Kunci Matteo Berrettini adalah servis geledeknya. Sepanjang Wimbledon 2021, dia melakukan 101 servis as dan mempertahankan 95% servisnya.

Halaman
Reporter: Admin Sportylife
Editor: Admin Sportylife
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler