Tolak Main di Yerusalem, Barcelona Urung Tampil di Israel

Jumat, 16 Juli 2021 19:48 WIB

Share
Tolak Main di Yerusalem, Barcelona Urung Tampil di Israel
Lionel Messi

BARCELONA – Barcelona menolak uji coba lawan Beitar Jerusalem. Mereka ogah main di kota Yerusalem karena dunia internasional menganggap itu merupakan kota jajahan Israel.

Pemilik Beitar, Mosche Hogeg mengkonfirmasi pembatalan pertandingan tersebut. Mestinya, pertandingan uji coba itu digelar 4 Agustus mendatang.

Hogeg mengatakan dia harus membuat keputusan yang sangat sulit membatalkan pertandingan. Pasalnya, Barcelona meminta pertandingan dipindahkan ke stadion lain dan mengajukan permintaan yang tak bisa dipenuhi Beitar.

Dia menyatakan keputusan pembatalan ini diambil dengan kesedihan yang mendalam. Dia menolak mengakui apa yang pernah dia sebut sebagai tuntutan politik.

Beitar adalah klub yang ditangani Erwin Koeman, kakak kandung pelatih Barcelona, Ronald Koeman. Keduanya pernah saling bekerja sama saat Ronald Koeman menangani Southampton dan Everton.

Lokasi pertandingan terbukti menjadi masalah karena Israel menganeksasi Yerusalem Timur pada perang 1967 dan meyakini bahwa seluruh kota adalah ibu kota Israel. Langkah Israel itu tak pernah mendapat pengakuan dunia internasional.

Wilayah Yerusalem Timur dianggap sebagai daerah jajahan Israel oleh masyarakat internasional, meskipun Israel selalu mengartikannya dengan lain.

“Dengan penyesalan mendalam, saya harus membatalkan pertandingan lawan Barcelona,” tulis Hogeg di laman Facebook.

Dia mengatakan setelah menerima kontrak untuk ditandatangani, di mana terungkap permintaan bahwa pertandingan tidak dilangsungkan di Yerusalem, dan permintaan lain yang memberatkan, dia merasa keberatan.

“Pertandingan lawan Beitar Jerusalem harusnya berlangsung di Yerusalem,” katanya.

Halaman
Reporter: Admin Sportylife
Editor: Admin Sportylife
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler