Lewis Hamilton Ramai-ramai Dikecam, 'Menang atau Mati'!

Selasa, 20 Juli 2021 22:31 WIB

Share
Lewis Hamilton Ramai-ramai Dikecam, 'Menang atau Mati'!

LONDON – Mantan pembalap Formula 1 ramai-ramai mengecam Lewis Hamilton atas tabrakan dengan Max Verstappen di Silverstone, Minggu lalu. Mereka menuding Hamilton menempatkan balapan tersebut sebagai ‘menang atau mati’.

Tabrakan pada putaran pertama Grand Prix Formula 1 Inggris itu, masih jadi pembicaraan utama hingga sekarang. Akibat kecelakaan itu, Max Verstappen tak bisa melanjutkan lomba.

Mantan pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, menilai tindakan Lewis Hamilton itu sepenuhnya tak bisa dibenarkan. Kepada Sky Deutschland, dia menyebutan manuver Lewis Hamilton bukanlah tipikal overtaking.

“Jika Lewis bertahan di sana, dia akan memaksa Max keluar dari lintasan. Sebaliknya, dia membalik dan menyentuh ban belakang (Max Verstappen),” kata saudara kandung Michael Schumacher itu.

Menurut Rald Schumacher, siapapun yang membalap sejak karting, paham bahwa seorang pembalap tak bisa melakukan itu. Tindakan tersebut sangat berbahaya.

Juara dunia Formula 1 Jacques Villeneuve pun menilai tindakan Lewis Hamilton itu ugal-ugalan. Dia menuding Lewis Hamilton tak siap kalah di hadapan pendukungnya sendiri.

“Saya kira, beban untuk tidak dikalahkan oleh Max di depan penontonnya sendiri begitu besar sehingga dia mengambil risiko itu. Saya kira, jika di balapan lain, dia akan mengangkat gas,” tambahnya.

Sejumlah media juga menyalahkan Lewis Hamilton. Harian Marca yang terbit di Madrid menuding hal serupa dengan Jacques Villeneuve.

“Itu seperti menang atau mati bagi Hamilton di Silberstone. Dia pun bilang ‘Basta!’ kepada Verstappen di lap pertama,” tulis Marca dalam editorialnya.

Mereka menilai pembalap Inggris itu menolak mengurangi akselerasinya di depan pendukung sendiri dan tindakannya itulah yang memicu kecelakaan brutal terhadap rivalnya asal Belanda itu.

Halaman
Reporter: Admin Sportylife
Editor: Admin Sportylife
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler