Kenapa Alica Schmidt Tolak Tawaran Foto Buka-bukaan Playboy?

Minggu, 25 Juli 2021 06:30 WIB

Share
Kenapa Alica Schmidt Tolak Tawaran Foto Buka-bukaan Playboy?

TOKYO – Atlet paling seksi di dunia, Alica Schmidt siap menerangi Olimpiade Tokyo. Tapi, kenapa dia menolak berpose untuk majalah dewasa Playboy?

Alicia Schmidt, atlet atletik asal Jerman, bakal tampil di dua nomor pada Olimpiade Tokyo. Dia lolos di nomor estafet 4x400 meter campuran dan 4x400 meter putri. Alica Schmidt berharap bisa meraih medali.

Medali Olimpiade bakal kian melambungkan nama Alica Schmidt. Tapi, kalaupun gagal, dia sebenarnya sudah menjadi bagian dari bintang dunia.

Wajahnya yang cantik memesona sekitar 1,8 juta pengikutnya di Instagram. Alica Schmidt pun tak pelit berbagi foto-foto seksinya sambil menunjukkan penampilannya yang mengesankan di lintasan atletik.

Alica Schmidt juga jadi pembicaraan di lapangan hijau. Itu terjadi setelah dia menerima tawaran Borussia Dortmund untuk menunjuknya sebagai pelatih kebugaran fisik.

Karena senang berpose, termasuk pose seksi di depan kamera, majalah khusus dewasa Playboy pun pernah tertarik untuk menampilkannya tanpa selembar benang pun.

Dianugerahi wajah cantik, tak membuat Alica Schmidt berhenti fokus menjadi atlet. Dia pun tak malu-malu menegaskan itu kepada pengikutnya di Instagram.

“Jelas, fokus saya ada di olahraga,” ujarnya suatu ketika.

Media sosial, bagi Alica Schmidt, hanyalah sesuatu yang bisa dijalankan secara bersama-sama. Tapi, jika dia tak punya waktu, dia takkan mengunggah fotonya.

Dan, fokusnya pada atletik terbayar tuntas dengan suksesnya di lintasan. Pada 2017 lalu, dia adalah bagian dari tim Jerman yang meraih medali perak pada nomor estafet 4x400 meter di Kejuaraan Atletik Eropa U-20 di Grosetto, Italia.

Dua tahun kemudian, di nomot yang sama, dia pun memenangkan medali perunggu di Gavle, Swedia.

Dinobatkan sebagai atlet paling seksi di dunia, Alica Schmidt sejatinya tak merasa begitu nyaman. Tapi, dia juga tak bisa berbuat apa-apa untuk menolaknya.

“Saya tak tahu kenapa saya mendapatkan gelar itu. Buat saya, olahraga selalu menjadi nomor satu,” katanya.

Di Instagram, dia menjadi gadis yang memicu ketertarikan terhadap olahraga yang dia geluti. Dia juga menjadi model untuk perusahaan peralatan olahraga Puma.

Puma, raksasa peralatan olahraga itu, konon membayar mahal untuk menjadikan Alica Schmidt berpose dengan kostum olahraga terbarunya.

Tak sedikit perusahaan lain yang mendekatinya, agar Alica Schmidt mempromosikan produknya. Mulai dari perusahaan kesehatan hingga kebugaran.

Maklum saja, dengan 1,8 juta pengikut, dia memiliki audiens yang banyak untuk menghadirkan pengaruh.

Tak hanya di lintasan atletik, Alica Schmidt kini juga sudah merambah ke sepak bola. Tentu bukan sebagai pemain, September lalu, klub ternama Jerman, Borussia Dortmund menunjuknya sebagai pelatih kebugaran fisik.

Dia diundang ke komplek latihan Borussia Dortmund. Di sana, dia memberikan cara berlatih fisik kepada para bintang klub Jerman tersebut.

Dia sempat terlihat mengajarkan bagaimana peregangan yang baik bersama sejumlah bintang seperti Thomas Meunier, Felix Passlack, sebagaimana juga pemain nasional Swiss, Manuel Akanji.

Alica Schmidt bahkan sempat menantang bek sentral  Borussia Dortmund, Mats Hummels, untuk duel di nomor 400 meter. Tak sulit ditebak, Mats Hummels menyerah kalah.

“Saya sungguh menganggapnya remeh,” kata Mats Hummels menyesali kekalahannya itu.

Yang tak kalah menariknya, kerap mengunggah foto seksi membuat Alica Schmidt dihujani tawaran untuk jadi model. Salah satunya oleh majalah khusus dewasa, Playboy.

Playboy menawarkan apakah dia tertarik berpose buka-bukaan. Sejumlah laporan menyatakan Alica Schmidt sempat memikirkan hal tersebut. Sebab, Playboy mengajukan tawaran yang menggiurkan.

Tapi, akhirnya, dia memutuskan menolaknya. Dia beranggapan itu takkan memiliki makna bagi perjalanan kariernya. Baginya, olahraga tetap jadi nomor satu.
 

Reporter: Admin Sportylife
Editor: Admin Sportylife
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler